Kamis, 30 Desember 2010

Kambing Hitam Dan Kambing Putih

Pak mail memiliki rezeky yang banyak di tahun ini,,, jadi dia mau ikut qurbanan…
nah dia mencari seekor kambing buat di beli…
ketemulah dia dengan seorang bapak yang sedang menjaga kambing2nya makan… terjadi lah percakapan antara pak mail dengan si bapak yang punya kambing.

PM = Pak Mail
PK = Penjaga Kambing

PM = Selamat siang pak,,,,
PK = Selamat siang… ada yang bisa saya bantu pak…???

PM = iya nih pak,,, saya mau lihat – lihat kambing bapak…
PK = oh.. silahkan pak… (dengan senyum manis)

PM = wah kambingnya gemuk2 semua ya pak…
PK = iya pak.. saya sering kasih makan di mari… lumayan banyak rumput segar di mari…

PM = tuh kambingnya jantan atau betina pak???
PK = yang mana pak??? Kambing yang warna Hitam atau yang warna Putih???

PM = yang warna hitam….
PK = oh.. itu betina pak…

PM = kalo yang putih…
PK = sama pak… betina juga…

PM = hmmm…. dah punya anak belum kambingnya pak???
PK = yang mana pak? warna hitam atau yang warna putih??

PM = yang warna hitam…
PK = ow.. .kalo itu belum beranak pak… masih belia…

PM = klo yang putih…
PK = sama juga….

PM = (rada kesel) kambing nya di jual gak pak???
PK = yang mana dulu pak? warna hitam atau warna putih…???

PM = (bertambah kesel ) YANG WARNA PUTIH….
PK = owh.. itu gak saya jual pak… maaf…

PM = Klo yang warnah hitam…???
PK = Sama juga…

PM = **^#*$^#*$&@*$&@*^$@$

Sumber: Disini

Memilih Guru SD

Seorang gadis ditaksir empat orang pria. Pria pertama adalah seorang pegawai PT. TELKOM. Pria kedua, pegawai PT Pos Indonesia. Ketiga, seorang dokter. Dan yang terakhir hanyalah seorang guru SD. Orang Tua si gadis, merasa yakin, bahwa si gadis hanya akan memilih tiga pria pertama, sedangkan pria ke empat, yakni guru SD, pasti tidak akan dipilih. Alasannya, tiga pria pertama jelas masa depannya, sedangkan guru SD, siapapun tahu, gajinya kecil, banyak dipotong sana-sini, dikerjain anak-anak lagi.

Ternyata si gadis malahan milih yang guru SD itu. Orang Tua si gadis penasaran, ditanya alasan si gadis tersebut.

Jawab si Gadis:

“Yang orang Telkom bisanya cuma tiga menit, lewat itu harus masukkin lagi. Yang pegawai Pos Indonesia, belum apa-apa sudah nanya dulu, yang biasa apa yang kilat.

Terus kalau yang dokter itu, baru masuk kamar, sudah nyuruh buka baju, pegang sana pegang sini, selesai. selanjutnya ngobrol doang. Sedangkan yang guru SD kan enak, dari awal dibahas, dikupas, sedikit demi sedikit, penuh kesabaran, kelembutan, dan kehangatan, serta pengertian. Selesai dikupas, nanya,sudah ngerti belum, kalau saya jawab belum, diulangi lagi dari awal, kan enak, jadinya lama.”

Sumber: Disini

Janda Yang Ke-10

Badu, seorang pemuda yang sangat tampan, baru saja menikah dengan seorang wanita muda yang cantik seksi dan elegan yang sebelumnya sudah bercerai dari 10 suami.

Pada malam pernikahan mereka, kata istrinya kepada Badu, suami ke-11-nya … “Harap lembut ya, karena aku masih perawan.”

“Apa?!?” kata Badu bingung. “Bagaimana bisa masih perawan padahal telah sepuluh kali menikah?!?”

“Nah, suami pertama saya adalah seorang sales representative, ia terus menceritakan betapa hebat hal itu akan terjadi.”

“Suami ke-dua bekerja di Layanan software komputer; ia tidak pernah benar-benar yakin bagaimana seharusnya hal itu berfungsi, tetapi ia mengatakan ia akan melihat ke dalamnya dan kembali padaku.”

“Suami ke-tiga berasal dari field support; ia berkata segala sesuatunya sudah dicek dan didiagnosa, tapi ia tidak bisa menghidupkan sistemnya.”

“Suami ke-empat kerja di telemarketing, bahkan walaupun dia tahu dia mendapat order, dia tidak tahu kapan ia akan dapat memberikannya…”

“Suami ke-lima adalah engineer, ia memahami proses dasar tapi ia ingin tiga tahun untuk penelitian, menerapkan, dan desain baru yang lebih bagus.”

“Suami ke-enam berasal dari administrasi; dia pikir dia tahu bagaimana melakukannya tapi dia tidak yakin apakah itu bagian dari pekerjaannya.”

“Suami ke-tujuh berada di pemasaran, walaupun ia memiliki sebuah produk, ia tidak pernah yakin bagaimana memposisikannya.”

“Suami ke-delapan adalah seorang psikiater, semua yang dia lakukan adalah membicarakannya.”

“Suami ke-sembilan adalah dokter kandungan, semua yang dia lakukan adalah melihatnya.”

“Suami ke-sepuluh adalah kolektor perangko, yang ia pernah lakukan adalah menjilati… Oh, sungguh aku merindukannya…!!”

“Tapi sekarang aku sudah menikah, Badu sayangku, aku sangat bersemangat!”

“Wah, hebat sekali”, kata Badu, benar-benar terkejut… “Tapi mengapa!??”

“Menjadi seorang pengusaha yang dekat dengan Pemerintah… Kali ini aku tahu bahwa aku akan mendapatkan sogokan!”

Sumber: Disini

Bringas

Si Andi ingin mencr jodoh, tp ia ingin skali mendapatkan gadis desa,….kl bisa sih bunga desanya…….akhirnya si Andi pergi ke sebuah perkampungan yg jauh dr jakarta…..stlh mendptkan inform dr penduduk stempat akhirnya ia diberi tahu bahwa kembang desanya adalah si Wati (Nama Samaran)……
Pg2 skali si Andi sdh nongkrong menunggu si Wati lewat, tdk brp lama kemudian akhirnya si Wati lewat dgn membawa rantang makanan, tp si Andi bingung bgaimana cr berkenalan dg si Wati… smbl berfikir ia mengikuti arah si Wati berjalan, ternyata si Wati berjalan menuju ke areal persawahan, ketika si Wati berjl menuju ke tgh swah, si Andi tidak mengikutinya, ia menunggu si Wati di pinggir swh.
Ia mlihat si Wati menghampiri seorang lelaki yang berwajah agak seram, tiba2 laki2 tersebut marah2 dan membanting rantang si Wati, si Andi agak panas jg melihat “calon pacarnya” di perlakukan seperti itu, si Andi berkata dlm hati :
Kaco juga tuh orang…Calon Pacar gw di omel-omelin,……Neeh orang enaknya gw apain ye ???……..
kalo gw ajakin brantem kemungkinannya “fifty-fifty” nih (50 % kalah 50 % seri, jd kgk ada kemungkinan menang)
Kalo gw “call the friend” Gw kgk punya HP cuy
Kalo “ask the audient” emangnya kuis “who want a milioner”
akhirnya si Andi cuma bisa bengong sambil menunggu si Wati pulang..
ketika si Wati pulang, si Andi langsung menyapanya (sbagai alesan tuk kenalan)
Andi: “knapa dek, kok nangis, di marahin sama orang itu ya….emang tuh orang BRINGAS juga ya, emang siapa sih dia ?”
Wati: (sambil menangis tersedu2) “Oooo……Dia bapak saya bang…..hiks….hiks…….tapi ngomong2 beringas apaan sih bang ?”
Andi : (waduh….tuh orang yg gw bil beringas ternyata bapaknya…..Untung aja nih cewek agak oon….kgk tau arti beringas cuy, kl dia tau bisa2 gw kgk boleh kenalan nih……..gw boongin aja dah)
Andi : ooo adek kgk tau artinya beringas ya….beringas itu artinya ganteng dek… (si Andi berhrp si wati senang karena bpknya ia puji)
si Wati berhenti menangis dan dengan muka merah menahan malu ia berkata
“AH ABANG BISA AJA……..BERINGASAN JUGA ABANG……”

Sumber: Disini

 
Powered by Blogger